21 May 2013

Syiro : Sa'ad bin Abi Waqqash


Haiii sahabat bloggy :)

Kali ini saya akan membagikan sedikit kisah tentang salah satu sahabat Nabi Muhammad yaitu Sa'ad bin Abi Waqqash yang saya ambil dari sebuah sumber di internet. Semoga kita bisa mengambil pelajaran berharga dari para sahabat Nabi dan meniru sikap serta perbuatan sahabat Nabi tersebut.  Check this out :)


Biografi - Sa'ad bin Abi Waqqash

“Aku adalah orang ketiga yang paling dulu masuk Islam, dan aku adalah orang yang pertama kali memanah musuh di jalan Allah.” Demikianlah Sa’ad bin Abi Waqqash memperkenalkan dirinya. Dia adalah orang ketiga yang paling dulu masuk Islam, dan orang pertama yang memanah musuh di jalan Allah.Sa'ad bin Abi Waqqash bin Wuhaib bin ‘Abdi Manaf hidup di Bani Zuhrah, yang merupakan paman-paman Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam dari pihak ibu. Wuhaib adalah kakek Sa’ad.

Dia adalah paman Aminah binti Wahab, ibu Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam. Orang-orang mengenal Sa’ad sebagai paman Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dari pihak ibu. Ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam melihatnya, beliau merasa bangga kepadanya karena keberanian, kekuatan, dan kesungguhan imannya, maka beliau bersabda, “Ini adalah pamanku, maka hendaklah seseorang memperlihatkan kepadaku istrinya.”Masuknya Sa’ad ke dalam Islam terjadi pada awal-awal munculnya Islam. Dia mengenal dengan baik Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam serta mengetahui kejujuran dan sifat amanah beliau. Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam sudah sering bertemu dengannya sebelum beliau diutus menjadi rasul. Beliau mengetahui betapa besar kecintaan Sa’ad untuk berperang dan juga keberaniannya.Sa’ad sangat suka memanah.

 Dia selalu berlatih melempar anak panah. Dia masuk Islam dengan mudah dan tidak sulit, bahkan sangat cepat masuk Islam. Dia adalah orang ketiga dari tiga orang yang masuk Islam lebih dulu. Kondisi yang dialami Sa’ad tidak berbeda dengan kondisi orang-orang lain. Ketika ibunya ynag bernama Hamnah mengetahui tentang keislamannya, sang ibu pun sangat marah kepadanya.Sang ibu berkata kepadanya, “Wahai Sa’ad, apakah kamu meninggalkan agamamu dan agama nenek moyangmu, lalu kamu mengikuti sebuah agama yang baru? Demi Allah, aku tidak akan mencicipi satu makanan dan minuman pun hingga kamu meninggalkan agama baru itu.”Sa’ad menjawab, “Demi Allah, aku tidak akan meninggalkan agamaku dan tidak akan berpisah darinya.”Sang ibu bersikeras dengan sikapnya, sementara dia mengetahui bahwa Sa’ad sangat mencintainya, sehingga hatinya akan merasa iba ketika dia melihat ibunya berada dalam kondisi tubuh yang lemah dan tidak sehat lagi. Sang ibu tetap melakukan niatnya. Namun karena Sa’ad lebih mencintai Allah dan Rasul-Nya, maka dia pun berkata ibunya, “Wahai Ibu, demi Allah, andai engkau memiliki tujuh puluh nyawa yang keluar satu demi satu, maka aku tetap tidak akan meninggalkan agamaku untuk selama-lamanya.”Sang ibu mengetahui bahwa anaknya itu telah berubah dan tidak akan pernah kembali lagi ke agama sebelumnya untuk selama-lamanya. Karenanya, sang ibu pun makan dalam keadaan bersedih dan marah.

Allah Subhanahu wa Ta’ala telah menjadikan Sa’ad sebagai orang yang menyebabkan turunnya salah satu ayat Alquran, Allah Subhanahu wa Ta’ala menurunkan firman-Nya :“Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan dengan Aku sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya, dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik.”Mengenai anggapan bahwa Sa’ad adalah orang yang pertama kali melemparkan anak panah dalam rangka berjuang di jalan Allah, dikisahkan bahwa suatu ketika kaum muslimin Makkah sedang mengerjakan shalat di lorong-lorong jalan yang ada di Makkah secara sembunyi-sembunyi. Namun sebagian kaum musyrikin melihat mereka, lalu kaum musyrikin pun menyerang kaum muslimin, maka Sa’ad bin Abi Waqqash bangun dan langsung menyerang , mereka. Dia memanah salah seorang dari mereka hingga darah mengalir dari tubuh orang tersebut.

 Inilah darah pertama yang ditumpahkan oleh umat Islam.(Saat kaum kuffar Makkah memboikot kaum muslimin) Sa’ad bersama Rasulullah berlindung di klan Abu Thalib, sehingga harus menahan lapar bersama beliau selama tiga tahun penuh. Selama itu Sa’ad hanya memakan dedaunan hingga akhirnya Allah pun menghendaki ujian ini berakhir. Tak lama kemudian Sa’ad radhiyalahu ‘anhu lalu pergi berhijrah ke madinah bersama orang-orang yang berhijrah di jalan Allah.Umair bin Abi Waqqash berhijrah bersama saudaranya, Sa’ad, ke Madinah. Ketika orang yang bertugas untuk mengumandangkan seruan jihad berkata, “Hayya ‘alal jihad” (Mari berjihad). Sa’ad pun segera keluar dengan membawa pedang dan panahnya. Saat itu usia Sa’ad telah lebih dari dua puluh tahun, sedangkan Umair masih kecil.

 Umurnya belum mencapai tiga belas atau empat belas tahun.Sebagaimana biasanya, Rasulullah selalu memeriksa kondisi pasukannya. Beliau akan menolak anak-anak kecil yang tidak memiliki kemampuan dan kekuatan untuk berperang. Rasulullah pun melihat Umair. Saat itu Umair bersembunyi agar dia tidak disuruh pulang oleh Rasulullah, yang menyebabkan dirinya tidak bisa ikut berperang bersama dengan kaum muslimin. Namun Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam nelihatnya, maka beliau menolak dan menyuruh Umair untuk pulang. Umair pun menangis hingga Nabi merasa iba kepadanya. Akhirnya, Rasulullah membolehkan Umair untuk keluar bersama pasukan Badar. Umair pun berdiri disamping Sa’ad guna berjihad di jalan Allah.Ketika peperangan selesai dan debu tidak lagi beterbangan, terlihatlah 14 orang dari kaum muslimin yang gugur sebagai syahid.

 Orang yang paling muda diantara ke-14 orang tersebut adalah Umair bin Abi Waqqash. Sa’ad pun pulang dengan membawa kemenangan di satu tangannya dan tangisan (kesedihan) di tangan yang lain.Kehidupan berjihad berlangsung dengan cepat. Orang-orang Islam berpindah dari satu pertempuran ke pertempuran yang lain hingga tibalah saatnya perang Uhud. Saat itu para pasukan pemanah tidak mematuhi ucapan Nabi kita, lalu mereka meninggalkan tempat-tempat mereka. Melihat keadaan itu, pasukan kaum musyrkin pun menyerang kaum muslimin hingga akhirnya mereka sampai ke Rasulullah yang pada saat itu hanya segelintir shahabat saja yang ada di samping beliau, diantaranya Sa’ad bin Abi Waqqash radhiiyallahu ‘anhu. Ketika Rasulullah melihat Sa’ad, beliau bersabda kepadanya, “Usir mereka (maksudnya pukul mundur orang-orang musyrik itu).”Sa’ad berkata, “Bagaimana aku dapat melakukan hal itu sendirian?”Akan tetapi kemudian, Sa’ad segera mengeluarkan anak panah dari sarungnya, lalu dia melemparkan anak panah itu ke arah salah seorang dari kaum musyrikin hingga orang itu tewas.

 Sa’ad kembali mengambil anak panah yang lain, lalu dengan anak panah itu dia pun membunuh salah seorang lainnya dari kaum musyrikin. Demikianlah, panahnya telah membunuh banyak orang musyrik, mak a Sa’ad mengambil panahnya itu, lalu berkata, “Ini adalah panah yang diberkahi oleh Allah.”Sa’ad tidak pernah ikut serta dalam satu pertempuran, kecuali ia akan membawa anak panah tersebut, dan hal itu terus dilakukannya hingga dia meninggal dunia.Pada hari yang menyedihkan itu, datanglah Ummu Aiman untuk memberi minuman kepada para pasukan yang terluka dalam medan perang. Tiba-tiba seorang kafir melemparnya dengan anak panah, hingga dia pun terjatuh dan auratnya terbuka. Orang kafir tersebut pun tertawa.

 Melihat itu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam segera mengambil sebuah anak panah, lalu beliau bersabda kepada Sa’ad, “Wahai Sa’ad, lemparlah (anak panah ini)! Ayah dan ibuku menjadi tebusanmu.”Demikianlah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah menggabungkan penyebutan nama ayah dan ibu beliau ketika meminta sesuatu kepada Sa’ad, dan hal itu belum pernah beliau lakukan terhadap siapapun, kecuali kepada Sa’ad radhiallahu ‘anhu. Setelah Sa’ad melepaskan anak panah, anak panah tersebut tepat mengenai leher orang kafir itu, hingga ia pun tewas seketika.

Melihat itu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam tertawa, lalu beliau bersabda, “Sa’ad telah melakukan pembalasan untuknya (untuk Ummu Aiman). Semoga Allah mengabulkan doanya.”Sejak saat itu yang menjadi senjata Sa’ad dalam setiap peperangannyaa adalah “anak panah yang diberkahi” dan “doa yang dikabulkan” itu. Sa’ad selalu teringat akan sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam yang ditujukkan kepadanya, “Makanlah yang baik-baik, wahai Sa’ad, niscaya doamu akan dikabulkan.”Dia juga teringat sabda Rasulullah lainnya, “Ya Allah, tepatkanlah lemparannya dan kabulkanlah doanya.”Allah Subhanahu wa Ta’ala mengabulkan doa Nabi-Nya itu, maka Sa’ad radhiallahu ‘anhu pun menjadi pemanah jitu dan doanya selalu terkabulkan.Mengenai lemparan jitu dan anak panah yang selalu mengenai sasaran, dapat dilihat dengan jelas dalam pertempuran-pertempuran yang selalu diikuti oleh Sa’ad dalam melawan orang-orang musyrik, terutama ketika dia menjadi pemimpin pasukan kaum muslimin dalam penaklukan negeri Persia dengan tujuan menyebarluaskan Islam disana.Sebelum terjadinya peperangan yang sangat masyhur di negeri Persia (Qadisiyah), orang –orang Persia telah berkumpul dalam jumlah yang besar guna menghadapi orang-orang Islam.

Saat itu Umar bin Khattab yang menjadi Amirul Mukminin ingin keluar guna menghadapi pasukan Persia dan memimpin pasukan kaum muslimin, namun ‘Ali bin Abi Thalib berhasil merayunya agar dia mengurungkan niatnya tersebut.Tugas yang sangat sulit ini tidak mungkin dapat dilakukan, kecuali oleh orang yang memiliki kekuatan, baik dalam hal keimanan maupun fisiknya. Dari sini, ‘Abdur Rahman bin ‘Auf berkata kepada ‘Umar, “Sebaiknya kamu mengutus orang yang memiliki cakar-cakar seperti singa. Dia adalah Sa’ad bin Abi Waqqash.”‘Umar pun mempertimbangkan perkataan ‘Abdur Rahman tersebut hingga akhirnya dia berpendapat bahwa Sa’ad merupakan singa yang pantas untuk dipercaya melakukan tugas yang sulit itu. ‘Umar pun menunjuknya sebagai pemimpin pasukan, lau dia berkata kepadanya, “Wahai Sa’ad, janganlah kamu terperdaya bila dikatakan (kepadamu) : ‘Engkau dalah paman Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam dan engkau adalah shhabat Rasulullah.’ Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta’ala tidak akan menghapus suatu kejelekan dengan kejelekan lainnya, melainkan dia akan menghapus suatu kejelekan dengan kebaikan.

Wahai Sa’ad, sesungguhnya tidak ada satu hubungan pun antara Allah dengan salah seorangpun (dari hamba-hamba-Nya), kecuali hubungan ketaatan.”Sa’ad bin Abi Waqqash pun keluar sebagai singa bagi Allah dan Rasul-Nya yang diutus untuk memimpin kaum muslimin dalam sebuah peperangan yang sangat menentukan di negeri Qadisiyah.Melalui perantara Sa’ad, Allah memadamkan “api” (yang menjadi sesembahan) orang-orang Majusi, membersihkan bumi Persia dari najis, dan mengubah tempat-tempat penyembahan api menjadi masjid-masjid yang dipakai untuk menyembah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Madain, ibu kota Persia, pun jatuh ke tangan kaum muslimin, lalu Allah memuliakan pasukan-Nya dengan memberikan kemenangan kepada mereka.Meskipun pada waktu itu Sa’ad sedang merasakan kesakitan pada sebagian anggota tubuhnya, tetapi dia berusaha untuk menahan rasa sakit itu.

 Dia tetap memimpin kaum muslimin guna meraih pertolongan yang telah dijanjikan Allah. Pada saat itu kaum muslimin pun selalu mengulang-ulangi perkataan, “Cukuplah Allah sebagai (penolong kami). Sesungguhnya Dia adalah sebaik-baik pelindung.”Sa’ad dan kaum muslimin berjalan menyeberangi sungai Dijlah hingga mereka dapat sampai di tempat kaum musyrikin. Akhirnya, mereka dapat mengalahkan orang-orang Persia secara total. Hal itu tidak lepas dari kehebatan pemimpin mereka, sang pemilik anak panah yang selalu mengenai sasaran dan pemilik lemparan yang tepat.Adapun doa yang selalu dikabulkan merupakan senjata kedua yang dipergunakan oleh Sa’ad dalam berperang melawan musuh-musuh Allah. Pintu-pintu langit selalu terbuka untuk menyambut setiap doa yang dipanjatkan Sa’ad. Allah Subhanahu wa Ta’ala akan selalu mengabulkan doa dan permintaan Sa’ad kapan saja dia berdoa dan meminta kepada-Nya.Sa’ad mempunyai beberapa orang anak yang masih kecil, sedangkan dia sendiri telah tua, sebab ia tergolong terlambat memiliki anak.

 Ketika Sa’ad sakit keras hingga hampir saja dia wafat, dia pun berdoa kepada Allah, “Ya Allah, sesungguhnya aku mempunyai beberapa orang anak yang masih kecil-kecil, maka tangguhkanlah kematianku hingga mereka baligh (dewasa).”Allah pun menangguhkan kematian Sa’ad dua puluh tahun lagi hingga semua anaknya telah besar (dewasa).Suatu hari ada seorang laki-laki yang mencaci ‘Ali radhiallahu ‘anhu, Thalhah, dan Zubair. Melihat itu, Sa’ad pun melarang orang itu agar tidak melakukan hal tersebut, namun orang itu tak mau berhenti dari perbuatannya, bahkan dia terus mengulangi perkataannya itu. Karenanya, Sa’ad berkata, “Hentikanlah perbuatanmu ! Jika kamu tidak mau, maka aku akan berdoa untuk kejelekan dirimu!”Orang itu berkata dengan nada mengejek, “Kamu mengatakan hal itu seolah-olah kamu adalah seorang nabi hingga doamu pun pasti dikabulkan.”Sa’ad radhiallahu ‘anhu pun berdiri, lalu dia berwudhu, dan melakukan shalat dua rakaat. Setelah itu dia berdoa untuk kejelekan orang tersebut.

 Tidak berselang lama, orang laki-laki itu pun menjadi sebuah pelajaran dan bukti yang memperlihatkan kepada Sa’ad bahwa Allah Subhanahu wa Ta’ala telah menerima doanya. Tiba-tiba keluarlah seekor unta yang kuat yang datang dengan membabi buta, sepertinya ia sedang mencari seorang laki-laki yang di doakan oleh Sa’ad teersebut. Ketika melihat laki-laki tersebut, unta itu langsung menendang orang tersebut dengan menggunakan kaki-kakinya hingga orang itu pun jatuh ke tanah. Unta itu masih terus menendang dan menginjak orang tersebut hingga dia mati.Wafatnya Sa’ad bin Abi WaqqashSetelah wafatnya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam, Abu Bakar, ‘Umar, ‘Utsman, dan ‘Ali, tidak banyak kebaikan dunia yang masih tersisa. Sebagian kaum muslimin saling berseteru dengan sebagian yang lainnya. Adapun Sa’ad berrusaha menjauhkan diri dari fitnah (kerusuhan) tersebut. Dia juga tidak turut berperang dalam kubu ‘Ali ataupun Muawiyah. Akan tetapi, dia lebih memilih untuk tinggal di Madinah yang berada jauh dari tempat terjadinya kerusuhan tersebut. Dia menjadi wali (gubernur) disana.

Ketika hari kematiannya datang, dia sempat berkata, “Aku mempunyai sebuah jubah yang terbuat dari bulu. Ketika menghadapi pasukan kaum musyrikin pada peperangan Badar, aku mengenakan jubah tersebut. Sesungguhnya aku ingin bertemu Allah dengan menggunakan jubah tersebut. Karenanya, kafanilah aku dengan jubah itu bila aku meninggal.”Pada pagi hari di tahun ke-55 Hijriyah, kaum muslimin melayat Sa’ad. Mereka memakamkannya di Baqi’ di samping kuburan para shahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam. Istri-istri Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam (Ummahat Almu’minin) ikut mendoakannya. Mereka semua menangis tersedu-sedu, karena sang pelempar jitu dan pemilik doa yang selalu terkabulkan itu telah meninggal dunia.Semoga Sa’ad dapat sampai ke surga-surga Allah, serta dapat meraih keridhaan dan ampunan-Nya. Kini yang tersisa hanyalah sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam :“ Lemparkan (anak panah ini), wahai Sa’ad. Ayah dan Ibuku menjadi tebusanmu.”

Sumber : http://kisahrasulnabisahabat.blogspot.com/2012/04/saad-bin-abi-waqqash-ra-biografi_17.html

18 May 2013

Movie: Iron Man

Haiii.. temen temen :) apa kabarnya hari ini? udah lama ya saya ga nge-post, hehehe, kali ini saya akan membahas tentang movie atau film yang tanggal 4 Mei lalu saya tonton dengan teman2, temen-temen pasti udah ga asing lagi dengan film ini,, Yapp,, Iron Man 3 yang sukses merajai box office di berbagai dunia,, hari ni saya akan membahas sedikit tentang film Iron Man dari film yang pertama sampe yang ke 3.. buat temen2 yang belum pernah nonton, ini bisa jadi referensi film untuk weekend kali ini.. Check this out :)

1. Iron Man  (2008)


Film ini diproduksi pada tahun 2008, ini adalah film yang diadaptasi komik Marvell  yang dirilis dari ketiga sequel film Iron Man. Film menceritakan tentang asal mula Tony Stark yang bermetamorfosis menjadi Iron Man. Tony Stark (Robert Downey Jr) adalah seorang jutawan Amerika, seorang pemimpin dari perusahaan Stark Industries, seorang jenius dan juga seorang playboy.. Suatu hari ketika Tony sedang dalam perjalanan menuju Afghanistan untuk mendemonstrasikan senjata terbaru yaitu : "Misil Jericho" bersama teman dan penhubung militernya Letnal Kolonel James Rhodes. Tiba-tiba di tengah perjalanan konvoinya diserang dan Tony pun diculik oleh pasukan militer Afghanistan yang disebut Sepuluh Cincin. Tony terkena serpihan bom akibat penyerangan tersebut dan keadaannya sangat kritis. Beruntunglah, seorang dokter bernama Yinsen menyelamatkan nyawanya dengan menanamkan sebuah elektromagnetik di dadanya. Selama menjadi tawanan, Tony dan Yinsen membuat sebuah baju besi untuk menyelamatkan diri. Tetapi malang, Yinsen terkena tembakan pasukan militer dan sebelum meninggal Yinsen berpesan kepada Tony untuk tidak menyia-nyiakan hidupnya. Kata-kata inilah yang menginspirasi Tony hingga akhirnya dia memutuskan untuk menjadi superhero. Tony juga memiliki seorang asisten, Pepper Pots, yang selalu setia membantunya dalam menjalankan perusahaan.


2. Iron Man 2  (2010)


Sekuel kedua dari film Iron Man ini dirilis pada tahun 2010. Film ini adalah kelanjutan dari petualangan Tony Stark seorang "superhero". Tony Stark telah mengumumkan kepada dunia bahwa dia adalah sang Iron Man dan berjanji akan melindungi dunia. Musuhnya kali ini yaitu Ivan Vanko, anak dari Anton Vanko teman ayahnya Tony Stark. Tetapi, Tony mengalami sedikit masalah, yaitu palladium yang berufngsi dari reaktor inti elektromagnetik perlahan-lahan dapat membunuh dirinya sendiri akibat keracunan darah yang ditimbulkannya. Tony telah mencoba berbagai percobaan untuk menemukan elemen baru untuk reaktir ini tersebut namun tidak pernah berhasil hingga akhirnya dia mendapatkan jawabannya dari sebuah video yang disimpan ayahnya untuknya. Berhasilkah Tony Stark menemukan elemen baru dan mengalahkan musuhnya tersebut?? 


3. Iron Man 3 (2013)



Film yang dirilis pada April 2013 ini merupakan film sequel ketiga Iron Man. Kali ini, Tony bersama rekannya Kolonel James Rhodes menghadapi musuh yang lebih kuat dari film sebelumnya. Musuhnya itu menamakan diri mereka sebagai The Mandarin. Film ini menyuguhkan pengalaman yang berbeda dari kedua film Iron Man sebelumnya. Ditambah kisah cinta antara Tony dan Pepper yang semakin kuat satu sama lain. Pada film ini, rumah mewah yang ditempati Tony Stark hancur berkeping-keping setelah diserang oleh pasukan The Mandarin. Pada film ini pula, akhirnya Tony Stark memutuskan untuk hidup normal dan tidak lagi menjadi sosok superhero Iron Man. Siapakah dalang sebenarnya dibalik pasukan The Mandarin? Dapatkah Tony mengalahkan musuhnya yang lebih kuat daripada dirinya tersebut?? dan apa alasan dibalik keputusan Tony untuk menjadi Iron Man? Daripada pensarang, mending temen-temen langsung check the movie out nya aja.. hehe.


Nah, gimana temen2 ? udah punya untuk rencana nonton film Iron Man?? Rumornya, Iron Man 4 akan dirilis  sesuai dengan respons para penonton... Sekian dulu yaaa teman-teman, semoga ini dapat menjadi inspirasi untuk teman-teman :)

19 April 2013

Perubahan Gaya Hidup Akibat Perkembangan Teknologi





A. Pendahuluan

Teknologi, sesuatu yang telah menjadi bagian dari hidup manusia, tidak bisa dipungkiri lagi bahwa teknologi tidak bisa dipisahkan dari kehidupan manusia. Teknologi diciptakan untuk membantu pekerjaan manusia. Perkembangan teknologi yang sangat pesat pada saat ini telah membawa perubahan yang sangat besar bagi manusia dibandingkan dengan zaman dahulu sebelum teknologi berkembang pesat. Pada zaman dahulu, sebelum adanya teknologi, semua pekerjaan manusia dilakukan secara manual saja sehingga banyak menguras tenaga. Gaya hidup manusia tersebut berubah seiring adanya perkembangan teknologi dari zaman ke zaman sehingga terbentuknya sebuah gaya hidup manusia yang modern, digital dan serba instan. Tentu saja perubahan gaya hidup tersebut sangat mempengaruhi psikologi manusia dalam hubungannya dengan manusia lain dan lingkungannya. 

B. Teknologi dan perubahan gaya hidup

Jika mengutip dari pendapat Alvin Toffler saat ini kita sedang menghadapi gelombang ketiga atau third wave. First Wave atau gelombang pertama berlangsung pada tahun 1650-1750. First Wave dikenal sebagai masa bercocok tanam. Pada gelombang pertama seluruh kegiatan masyarakat masih dilakukan secara manual. Manusia masih menggunakan tenaga dan otot untuk bekerja. Seperti contohnya mencangkul, berburu, dan bepergian dilakukan dengan tenaga.

Second Wave atau gelombang kedua dimulai pada abad ke-18 yang dinamakan sebagai masa industrialisasi yang mana tenaga dan otot mulai diganti dengan mesin. Kegiatan yang dulu masih menggunakan tenaga mulai diganti dengan mesin. Industri besar yang awalnya menggunakan tenaga manusia mulai diganti dengan mesin. Produksi massal mengakibatkan kelahiran bentuk baru ekonomi dan adopsi dari konsep-konsep manajerial yang baru seperti: standardisasi, spesialisasi, sentralisasi, sinkronisasi, ekonomi skala dan perusahaan.

Menjelang akhir perang dunia ke dua. Gelombang ketiga mulai muncul. Mesin tidak sepenuhnya tergantikan, namun ditambah dengan adanya pengetahuan. Masa gelombang ketiga dinamakan abad informasi. Pada abad informasi mulai muncul de-massification and de-centralization and consumerism. 

Demassified atau demasifikasi adalah sebuah perubahan dari penggunaan secara massal (massification) teknologi komunikasi menjadi penggunaan secara individual. Demasifikasi bisa juga diartikan sebagai sebuah era yang ditandai oleh semakin aktifnya user/ komunikan/ khalayak/ konsumen/ dalam penggunaan media yang dipakainya Demasifikasi yang sedang terjadi saat ini membawa dampak positif dan negative terhadap gaya hidup manusia. Dibawah ini adalah dampak positif dari perubahan gaya hidup manusia :

1. Gaya hidup digital

Gaya hidup digital adalah istilah yang menggambarkan fenomena zaman sekarang, yaitu sebagai revolusi gaya hidup (bahkan budaya hidup) akibat perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang makin pesat. Dengan menggunakan peralatan digital, pekerjaan bisa dilakukan dengan lebih efisien dalam arti menghemat  biaya dan juga waktu, dapat lebih efektif karena tujuan pekerjaan bisa dicapai lebih cepat daripada sebelumnya. Para ahli mengatakan bahwa tujuan utama gaya hidup digital adalah optimalisasi produktivitas dengan menggunakan berbagai perangkat dari manfaat teknologi informasi.

Sebagai contoh yaitu ketika akan berkomunikasi dengan orang lain. Pada zaman dahulu  sebelum adanya telepon, manusia berkomunikasi melalui surat. Butuh waktu yang sangat lama supaya surat tersebut diterima oleh si penerima surat. Apalagi jika informasi yang akan disampaikan adalah informasi yang sangat penting dan harus segera disampaikan maka pemakaian surat akan menjadi tidak efektif. Tetapi seiring dengan kemajuan teknologi, sekarang ini manusia dapat memanfaatkan berbagai layanan teknologi komunikasi seperti sms, telepon, email dan bahkan sosial media yang memungkinkan kita untuk berkomunikasi dengan seluruh orang di dunia tanpa terbatas jarak dan waktu. Tentu saja hal ini dapat meningkatkan keefesiensian berkomunikasi bagi manusia.

Gaya hidup digital juga dapat menghemat bahan baku kertas. Semua buku-buku atau literature yang lazimnya di cetak di atas kertas, maka dengan adanya digitalisasi, buku-buku dan literature tersebut dapat hanya berupa file-file digital seperti dalam dokumen word, pdf, dll. Sehingga kebutuhan akan kertas pun dapat dikurangi dan biaya juga dapat diminimalisasi karena tidak perlu menghabiskan uang untuk mencetaknya dalam bentuk buku. Saat ini juga sudah banyak beredar e-book (electronic book) yang bisa didapatkan dari internet secara gratis maupun berbayar. Bahkan pemerintah sekalipun sudah menggalakkan pemakaian e-book untuk buku penunjang sekolah.

Selain perubahan gaya hidup yang memberikan dampak positif diatas, teknologi juga dapat memberikan dampak berupa gaya hidup negative, yaitu :

1.    Gaya hidup modern


Perkembangan teknologi terutama teknologi informasi menyebabkan manusia mau tidak mau harus mengikuti perkembangan tersebut supaya tidak dibilang ketinggalan zaman. Hal inilah yang mendasari terbentuknya gaya hidup baru yaitu gaya hidup modern. Namun, perkembangan gaya hidup modern ini tidak sesuai dengan norma-norma dan etika yang berlaku di masyarakat. Sehingga terjadilah perubahan sikap dan perilaku masyarakat yaitu berupa kemerosotan moral. Berikut ini adalah dampak negative dari gaya hidup modern:

  • Individual space meningkat, yaitu meningkatnya ruang invidual karena telah memperoleh informasi melalui media komunikasi yang canggih, misalnya internet. Orang akan lebih menyukai duduk di depan computer yang berinternet daripada bersosialisasi dengan orang lain di dunia nyata. Dengan demikian, social space akan menyempit dan digusur dengan individual space tersebut.
  • Kecemasan sosial terhadap suatu fenomena meningkat. Dengan adanya media komunikasi yang berteknologi tinggi maka informasi akan lebih cepat menyebar. Contohnya, informasi mengenai wabah flu burung. Sebelum adanya informasi tersebut, orang tidak takut mengkonsumsi unggas. Namun setelah adanya informasi yang menyebar dengan cepat mengenai flu burung maka kecemasan sosial terjadi, yaitu orang merasa takut untuk mengkonsumsi unggas. Begitu juga fenomena tsunami di Aceh, sehingga setiap kali gempa di beberapa daerah, orang akan mencari informasi tentang kemungkinan tsunami. Inilah yang menjadi contoh adanya kepanikan sosial (social anxiety) karena media komunikasi berteknologi tinggi yang membahana.
  • Kriminalitas meningkat; jika kita melihat tayangan di TV mengenai informasi atau film tentang kriminalitas dengan modus yang canggih maka ini sebenarnya merupakan inspirasi bagi pelaku kejahatan lainnya. Proses meniru tayangan kriminalitas ini yang dikenali sebagai modeling perilaku kejahatan. Apalagi kalau kita mencermati modus operandi kejahatan di dunia maya (internet) yang sedang marak maka seolah-olah mudah sekali melakukan kejahatan yang dibantu dengan media komunikasi berteknologi tinggi. 
  • Terbentuknya suatu generasi baru yang disebut ‘generasi merunduk’ atau ‘generasi bisu’. Generasi bisu adalah sebutan untuk sebuah generasi yang tak banyak berkomunikasi secara tatap muka. Komunikasi mereka hanya melalui dunia maya. Mereka lebih banyak mengenal orang-orang nun jauh dari pelosok bumi yang mungkin tak memakai identitas mereka yang sebenarnya. Sebuah generasi yang tak mengenal tenggang rasa. Teknologi informasi dan komunikasi memungkinkan setiap orang untuk mengungkapkannya secara bebas tanpa harus berbicara langsung. Sayangnya, kondisi ini membuat pemakainya menjadi gagap ketika harus berbicara secara langsung. Chatting dan bahasa tulisan lainnya ketika sedang  berkomunikasi lewat internet membuat orang tidak perduli dengan tata bahasa dan tata kalimat yang baik. Seolah-olah mereka mempunyai bahasa ‘khusus’ yang hanya dimengerti oleh mereka sendiri.


2.    Gaya hidup malas
Tehnologi dapat mengurangi kreativitas; teknologi yang menjadi alat bantu manusia menjanjikan sejuta efisiensi. Oleh karena itu, manusia akan menjadi malas karena kemajuan teknologi tersebut. Sebagai misal, aktivitas copy-paste di mahasiswa akan menjadi budaya plagiat di kemudian hari. Pada akhirnya kreativitas seseorang dapat menurun jika ia tak pandai memanfaatkan teknologi untuk pengembangan dirinya.

3.   Gaya hidup tidak sehat
Apapun yang berlebihan pasti menghasilkan hal yang tidak baik. Tak terkecuali dengan perangkat teknologi. Sejatinya teknologi menawarkan kepraktisan dan kemudahan dalam beraktifitas. Namun,apabila dilakukan secara berlebihan akan menimbulkan gangguan bagi kesehatan. Berikut ini adalah beberapa gangguan akibat kemajuan teknologi masa kini.

  • Gangguan susah tidur

Sebuah surveidi Amerika Serikat (AS) mengindikasikan masyarakat  di sana tidak bisa mengendalikan tidurnya karena gadget yang digunakan. Hasil ini di ketahui melalui survei National Sleep Foundation yang menyatakan 95% responden selalu mengisi waktu dengan bermain game, menonton tv dan menggunakan ponsel pintar sebelum tidur. Cahaya dari layar mampu menginvasi mata dan menyebabkan keinginan untuk tidak tidur.

  • Cedera regangan akibat mengetik

Cedera tidak hanya diderita oleh atlet saja, karyawan yang terlalu banyak menggunakan keyboard juga bisa terkena. penggunaan jari, pergelangan tangan, lengan, dan bahu secara berulang dapat menyebabkan kerusakan yang tidak mampu di perbaiki oleh tubuh. Karena itu, usahakan berhenti sejenak kala tubuh mulai terasa letih. Penggunaan jari, pergelangan tangan, lengan, dan bahu secara berulang-ulang dapat menyebabkan kerusakan yang tidak mampu diperbaiki oleh tubuh dari waktu ke waktu. Langkah-langkah pencegahan seperti istirahat yang teratur sangat disarankan.

  • Pendengaran Berkurang

Selama lebih dari 30 tahun, sejak pertama kali earphone diciptakan, muncul kekhawatiran akan kerusakan pendengaran karena pemakaian yang terlalu sering. Di Perancis telah ada larangan produsen gadget untuk memproduksi earphone yang menghasilkan suara melebihi tingkat tertentu.

  • Mabuk akibat game atau  film 3D

Sebuah penelitian yang pernah dirilis asosiasi Dokter Mata di Amerika Serikat telah menemukan gangguan kesehatan akibat tv dan game 3D. seperempat pemakainya ternyata mengalami ketegangan mata, penglihatan kabur, pusing, sakit kepala, atau mual setelah melihat citra 3D.

  • Sulit konsentrasi

Kecanduan akan gadget terkadang bisa membuat seseorang mudah bosan, gelisah, dan amarah tak terkontrol, ketika trepisah dari gadgetnya. Hal ini tentu sangat tidak baik bagi perkembangan jiwa. Akibat terburuknya adalah seseorang memngalami kesulitan interaksi di dunia nyata. 
  • Sakit kepala akibat ponsel

Riset yang ditugaskan oleh produsen ponsel pada tahun 2008 lalu menemukan bahwa melakukan panggilan telepon sesaat sebelum tidur dapat mempengaruhi kualitas tidur yang dapat menyebabkan sakit kepala keesokan harinya.

  • Kecanduan Internet

Banyak psikiater saat ini yang menawarkan pengobatan untuk kecanduan internet dan telah merawat pasien yang mengatakan bahwa dunia online telah mengambil alih kehidupannya. Menurut psikiater AS, Jerald Block, kondisi tersebut harus dilihat sebagai gangguan klinis melihat makin meningkatnya jumlah orang yang kecanduan game dan pornografi di intenet.

C. Peran Psikologi dalam Perkembangan Teknologi

Psikologi sebagai ilmu kejiwaan banyak membahas mengenai dampak – dampak kejiwaan dalam pemanfaatan sesuatu, termasuk teknologi komputer. Dampak tersebut muncul kepermukaan seiring dengan penerapannya didunia nyata / kehidupan sehari – hari. Psikologi sendiri dapat diterapkan pada ilmu teknologi komputer sebagai sarana penyeimbang antara kemajuan zaman dengan aspek kejiwaan manusia. Sebagai contoh pengaplikasian psikologi pada ilmu komputer berikut ini akan dibahas mengenai hal tersebut.

1. Psikologi berperan sebagai penyeimbang

Dalam penggunaan software pembantu kerja manusia diharapkan pembuat software mempertimbangkan aspek psikologis yang akan terjadi pada penggunanya sehingga tidak menimbulkan rasa ketergantungan yang berdampak pada penurunan kreatifitas individu sebagai pengguna.

2. Psikologi berperan sebagai dasar – dasar analisa pemecah kebuntuan

Kadang kala individu mengalami kebuntuan dalam pengembangan suatu teknologi. Mungkin ada banyak faktor yang menyebabkan hal tersebut terjadi, tapi dengan melakukan analisa terhadap kebutuhan psikologi “user” maka dengan mudah muncul ide – ide baru yang membantu dalam usaha pengembangan suatu teknologi.

3. Psikologi berperan sebagai sarana konseling dan motivasi

Beberapa masalah mungkin tidak dapat dijelaskan dengan menggunakan teori – teori sains yang bersifat logis. Penggunaan ilmu psikologi tentunya sangat membantu dalam penyelesaian masalah – masalah yang sifatnya non-teknis , misalnya stress kerja, perselisihan dengan rekan dan lain – lain yang tujuannya adalah untuk menambah motivasi dan peningkatan kinerja individu yang memanfaatkan kemajuan teknologi komputer.

4. Psikologi sebagai landasan pengambilan keputusan

Banyak yang tidak menyadari bahwa tiap keputusan yang diambil dalam hal apapun selalu berdampak pada sisi psikologis seseorang. Psikologi dalam hal ini menjadi landasan pengambilan keputusan yang bertujuan untuk meminimalisir efek negatif. Misalnya saja pada peluncuran produk komputer. Seorang yang membuat produk tersebut harus tahu betul kapan produk diluncurkan dan kepada siapa produk diperuntukan, tentunya dengan mempertimbangkan efek – efek psikologis “user”. Jangan sampai seorang “user” malah merasa terbebani oleh produk tersebut akibat waktu peluncuran yang terlalu cepat dari yang seharusnya dilakukan ataupun salah sasaran pasar. Adalah hal yang sangat keliru bila software yang diperuntukan untuk orang dewasa justru dipakai / dijual pada pelajar yang pola dan kemampuan kognitifnya belum mampu. Contoh : penggunaan visual basic untuk anak sekolah dasar.

D. Kesimpulan

Kemajuan teknologi saat ini yansg sangat membantu manusia dalam mempermudah melakukan pekerjaannya sangat berpengaruh dengan perubahan pola hidup manusia itu sendiri. Pengaruh yang dapat langsung kita rasakan adalah perubahan gaya hidup manusia ke arah yang lebih baik ataupun ke arah yang lebih buruk sesuai bagaimana cara kita menyikapi perkembangan teknologi ini.  Kalau kita terus menerus mengikuti perkembangan teknologi yang sangat pesat ini dengan melupakan norma-norma perilaku yang sesuai di masyarakat, maka dapat dipastikan kita  akan menjadi budak teknologi. Oleh karena itu, perkembangan teknologi seharusnya diiringi dengan pengetahuan akan perlunya membatasi diri dalam penggunaan teknologi agar manusia tetap dapat menyeimbangkan antara teknologi dan interaksi sosial di masyarakat sehingga terbentuklah suatu bentuk masyarakat yang modern tetapi tetap memiliki nilai-nilai moral yang baik. Salah satu cara untuk mewujudkannya adalah dengan menerapkan ilmu psikologi ke tengah-tengah masyarakat sebagai sebuah penyeimbang sehingga masyarakat dapat menggunakan teknologi dengan seoptimal dan seefisien mungkin.